7 Alat Dapur Ini Banyak Digunakan dalam Pengolahan Masakan Asia

MAKANANRINGANINDONESIA.COM – Setiap negara memiliki peralatan dapur khusus masing-masing. Karena bahannya berbeda. Begitu juga dengan cara pengolahannya. Di Asia Tenggara, misalnya, beberapa negara menggunakan lesung dan alu untuk menggiling makanan. Sedangkan China memiliki wajan atau wajan lebar yang digunakan saat menggoreng makanan. Ada peralatan masak lain yang sering digunakan di dapur Asia. paling utama di dekat Asia Tenggara serta Asia Timur. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Talenan tebal dan kokoh
Dalam masakan Asia, ayam dan ikan utuh dipotong melewati tulang. Sehingga diperlukan talenan khusus. Secara tradisional, potongan batang pohon digunakan sebagai talenan. Namun, permasalahan lingkungan terkait kelestarian hutan membuat alternatif lain muncul. Berupa talenan tebal yang terbuat dari kayu atau plastik keras yang semakin banyak digunakan. Yang paling ideal adalah talenan yang terbuat dari kayu solid. Ini membuatnya lebih kuat dan lebih tahan lama saat digunakan. makananringanindonesia.com

2. Ulekan dan lesung 
Asia Tenggara terkenal dengan masakannya yang kaya akan bumbu dan rempah. Sehingga bumbu dapurnya pun beragam. Sebagian besar hidangan juga menggunakan bahan-bahan ini dalam bentuk yang halus. Sehingga diperlukan proses penggilingan untuk membentuk pasta. Proses penggilingan dilakukan dengan cara meletakkan bahan di dalam alu kemudian menggunakan mortar agar halus. Proses ini juga membantu menghilangkan minyak dari bahan yang digiling.
Di dapur modern, penggunaan alu dan lesung sering diganti dengan food processor atau blender. Namun masih banyak yang setia menggunakan lesung dan alu untuk menghaluskan atau menumbuk bumbu. Karena hasil dari proses penumbukan dinilai memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan dengan penggunaan alat-alat modern.

3. Pisau Serbaguna
Pisau serbaguna di Asia dibubuhkan serupa serupa di Barat. Ada berbagai ukuran pisau ini. Mungkin jika dilihat akan terlihat serupa, namun ketebalan bilahnya berbeda-beda. Kebanyakan menggunakan ukuran besar yang cukup kuat untuk memotong semua bagian ayam, ikan dan sapi. Kunci penggunaan terletak pada ketajaman pisau. Jadi pisau perlu diasah menggunakan batu asahan. Bagi yang belum terbiasa menggunakannya, Anda bisa mencari pisau dengan ukuran yang pas di tangan dan tidak terlalu berat.

4. Wajan Berkualitas
Di dapur Barat ada banyak jenis panci dan wajan. Ada yang digunakan untuk membuat sop, menggoreng, merebus, membuat sop dan lain-lain. Sedangkan di dapur Asia, pekerjaan biasanya diwakili oleh satu alat, yaitu wajan. Berasal dari Cina, wajan sekarang digunakan di sebagian besar dapur Asia Tenggara dan Asia Timur. Mulai dari menggoreng nasi, menumis sayur hingga memasak mie.
Wajan yang dibuat untuk memasak di atas kompor, memiliki bentuk yang cukup unik. Bagian bawahnya bulat dengan sisi melebar. Ini membuatnya mudah untuk mengaduk makanan dan memindahkannya dengan spatula wajan. Bentuk ini juga membuat panas api lebih merata di piring. 
Wajan datang dalam berbagai ukuran. Umumnya orang memakai wajan berukuran sedang. Namun, ia juga memiliki wajan besar cadangan untuk memasak dalam jumlah besar.

5. Steamer bambu
Ada berbagai varian Steamer. Di Asia, khususnya China, terdapat kapal uap bambu yang juga dikenal dengan nama klakat. Seperti untuk membuat dim sum atau ikan kukus. Alat ini dipilih karena terdapat sedikit pengembunan atau pengembunan di dalam steamer. Karena bambu menyerap sebagian besar penguapan. Artinya makanan yang dikukus tidak menjadi lembek atau basah karena proses pengembunan. 
Kapal uap bambu memiliki berbagai ukuran. Tergantung pada ukuran bahan atau jumlah. Namun berapa pun ukurannya, klakat perlu ditumpuk selama proses memasak agar beberapa porsi makanan bisa dikukus dalam waktu yang bersamaan. Salah satu cara menggunakan kukusan bambu adalah dengan merebus air dalam wajan. Kemudian letakkan kukusan di atas air.

6. Saringan
Banyak masakan Asia yang melalui proses penggorengan. Jadi filter banyak digunakan dalam memasak. Ada dua saringan dasar di dapur Asia. Yang pertama adalah filter berbentuk seperti jaring laba-laba. Ada varian dangkal atau dalam. Saringan dangkal berguna untuk mengambil makanan gorengan kecil. Misalnya udang atau irisan daging. Sedangkan saringan yang lebih dalam, biasanya digunakan untuk memanaskan kembali mie dalam air mendidih. Baru kemudian mie ini dimasukkan ke dalam mangkuk dan diberi kuah. 
Filter lainnya berbentuk seperti mangkuk dengan lubang-lubang kecil. Ini banyak digunakan juga di dapur Barat. Biasanya digunakan untuk mencuci sayuran, seafood dan menyaring mie yang sudah dimasak.

7. Spatula dan Penjepit Makanan
Dalam menumis dan menggoreng, biasanya ada yang menggunakan spatula. Alat ini juga kadang disebut alat atau suction cup. Di dapur Asia, spatula harus cukup kuat dengan pegangan yang panjang. Untuk memudahkan membalik makanan, seperti ikan, saat menggoreng. Idealnya, bentuk spatula sedikit melengkung agar bisa mengambil makanan. 
selagi penjepit santapan setidaknya bernilai guna mengambil potongan-potongan kecil satu per satu. Misalnya saat menggoreng tempe, jika sudah kecokelatan terlebih dahulu, bisa menggunakan penjepit untuk mengeluarkan minyaknya. Tangan menjadi lebih aman saat mengambilnya. Penjepit juga cocok untuk mengaduk mie goreng dalam wajan. Sehingga isian daging, seafood dan sayuran menjadi lebih merata.

Akhir Kata

Itulah Artikel “7 Alat Dapur Ini Banyak Digunakan dalam Pengolahan Masakan Asia“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
(‘TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI..’)

Leave a Comment