7 Cara Mengatasi Susah Tidur, Patut Dicoba!

MAKANANRINGANINDONESIA.COM – Mengatasi insomnia merupakan masalah yang dialami sebagian besar orang. Masalah ini tentu sangat mengganggu aktivitas Moms, ya?
Banyak hal yang bisa membuat Anda sulit tidur, seperti aktivitas yang menumpuk, stres, terlalu banyak minum kafein, dan alasan lainnya.
Penting untuk diketahui, kualitas tidur yang cukup juga mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Moms perlu tahu cara mengatasi insomnia.
Beberapa hal bisa menjadi masalah ketika Anda memiliki kualitas tidur yang buruk. Fatalnya, bisa mengganggu kesehatan dan menyebabkan penyakit serius.
“Orang yang memiliki waktu dan kualitas tidur yang lebih sedikit, umumnya kurang dari enam jam per jam, dapat memiliki peningkatan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan kematian dibandingkan dengan orang yang cukup tidur,” kata Dr. Sheila Tsai, asisten profesor. kedokteran di National Jewish Health.
Tak hanya itu, seseorang yang telah terdiagnosis insomnia juga berpotensi mengalami beberapa gangguan kesehatan.
Dr Sheila mengungkapkan, orang yang menderita insomnia meningkatkan risiko untuk mengalami depresi berat, kesalahan kerja, dan penurunan produktivitas.
Untuk itu, tidak ada salahnya untuk memiliki waktu tidur yang cukup setiap hari ya, Moms.
Tentu saja, kebutuhan tidur seseorang berbeda-beda pada semua usia dan terutama dipengaruhi oleh gaya hidup dan kesehatan.
National Sleep Foundation juga menyebutkan beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan insomnia, seperti:

  • Bekerja di rumah pada malam hari
  • Tidur siang terlalu lama
  • Bermain gadget sebelum tidur
  • Terlalu banyak kafein atau alkohol

Karena itu, hindari begadang yang hanya akan membahayakan kesehatan fisik dan mental Anda. .
Jika Anda mengalaminya, berikut beberapa tips mengatasi insomnia yang bisa diterapkan.

Cara Mengatasi Susah Tidur   

Nah, ketika Moms mengalami susah tidur, cobalah cara-cara mengatasi insomnia di bawah ini.

  1. Membatasi Konsumsi Kafein

Cara pertama mengatasi insomnia adalah dengan membatasi konsumsi kafein.
Jika Anda sulit tidur, saatnya menghentikan kebiasaan mengonsumsi kafein sebagai cara mengatasi insomnia.
Beberapa minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, soda, dan coklat. Jika Anda memang ingin minum teh atau kopi, pagi hari setelah sarapan adalah waktu yang tepat.
“Ketika Anda minum kafein setelah jam 10 pagi, itu bisa menjadi masalah. Kebanyakan orang minum kafein untuk makan siang, yang akhirnya membuat sulit untuk tidur. Sebaiknya batasi konsumsi kafein untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik,” ujar Dr Alon Avidan, profesor neurologi dan associate director UCLA Sleep Disorders Program.
Hindari juga minum alkohol meski dalam jumlah sedikit. Kebiasaan ini juga membuat Moms sulit untuktidur

  1. Olahraga rutin

Cara mengatasi insomnia yang kedua adalah dengan melakukan olahraga secara teratur Moms, tentunya kita akan lebih mudah tertidur saat tubuh terasa lelah.
Nah, olahraga mampu mengatasi insomnia, dan membantu tidur lebih cepat dan nyenyak, asalkan dilakukan pada waktu yang
tepat.Olahraga merangsang tubuh untuk mengeluarkan hormon stres kortisol, yang membantu mengaktifkan mekanisme peringatan di
otak.Olahraga di pagi hari sangat dianjurkan.Jika tidak bisa, setidaknya Anda berolahraga tiga jam sebelum tidur

  1. Bersantai 30 Menit Sebelum Tidur

Kunci mengatasi insomnia dan mendapatkan istirahat yang berkualitas adalah tubuh yang rileks.
Dilansir dari National Sleep Foundation, sebelum waktu tidur 30 menit, sebaiknya ibu melakukan kegiatan yang menenangkan dan merilekskan tubuh, seperti:

  • Membaca buku
  • Mendengarkan musik lembut
  • Mengatur pernapasan
  • Minum air hangat

Redupkan lampu di kamar pada waktu tidur dan hindari bermain gadget dengan apa pun karena hanya akan menyulitkan Moms untuk tidur.

  1. Menata Kamar yang Nyaman

Setiap malam sebaiknya Moms menata suasana di dalam kamar agar lebih nyaman dan mengatasi insomnia.
Menurut Harvard Medical School, lingkungan yang tenang, gelap, dan sejuk membantu meningkatkan kualitas tidur.
Cara yang bisa dilakukan, seperti menggunakan gorden tebal, gorden gelap, penutup mata untuk menghalangi cahaya, serta menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan berventilasi baik.
Ternyata, kasur dan bantal yang nyaman dan bersih juga mendukung tidur lebih cepat.
Anda juga perlu memiliki waktu tidur dan bangun yang teratur dan sama setiap hari.
Hindari bangun terlambat pada hari libur atau akhir pekan. Kebiasaan ini membuat Moms memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

  1. Hindari Makan Berat di Malam Hari

Untuk bisa mengatasi insomnia, sebaiknya hindari makanan berat yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan sebelum tidur.
Jika Anda merasa lapar di malam hari, cobalah minum susu atau sepotong roti untuk membuat tubuh Anda merasa lebih nyaman.
Air minum juga tidak masalah, asalkan dalam batas yang tepat. Ini karena terlalu banyak minum air putih bisa membuat Anda terbangun di malam hari untuk ke kamar mandi.

  1. Buat Jadwal Tidur

Untuk mengatasi insomnia, Moms harus membuat jadwal tidur dan berkomitmen untuk mengikutinya. Ini bahkan termasuk tidur di hari libur.
Meskipun mungkin terasa menyenangkan untuk bangun sangat larut di akhir pekan, cobalah untuk bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari.
Cara ini dilakukan guna melatih tubuh untuk tidur dan bangun pada waktu yang konsisten.

  1. Jangan Tidur Siang Terlalu Lama

Mungkin Moms beranggapan bahwa tidur siang berguna untuk menutupi kekurangan tidur di malam hari.
Namun, tidur siang yang terlalu lama akan menyebabkan sulit tidur di malam hari, kemudian siklus ini akan terus berputar.
National Sleep Foundation menjelaskan bahwa durasi tidur siang yang disarankan adalah 20-30 menit.
Tidur siang dalam durasi tersebut cukup membuat kita lebih segar, tanpa mengganggu pola tidur malam hari. Hal ini bisa dilakukan sebagai cara mengatasi insomnia.

Faktor Penyebab Sulit Tidur

Ada berbagai faktor penyebab seseorang mengalami kesulitan tidur, antara lain;

  1. Faktor Usia

Meluncurkan jurnal Sleep and Human Aging, ketika seseorang mulai menua, membuat durasi tidur nyenyak berkurang.
Sekarang proses ini bahkan sudah dimulai ketika seseorang menginjak usia 20 tahun.
Jadi, bukan hal yang aneh jika insomnia terjadi pada orang tua lho, Moms!
Di usia 20 tahun, mungkin seseorang bisa tidur selama 7 jam penuh tanpa gangguan alias tertidur lelap.
Namun seiring bertambahnya usia, tidak jarang dia terbangun di tengah malam beberapa kali dan membuatnya sulit untuk kembali tidur. Hal seperti ini bisa terjadi terus menerus sampai tua.
Jadi, jangan heran kalau lansia hanya tidur beberapa jam saja, ya!
Penelitian ini juga menyatakan bahwa insomnia pada lansia disebabkan oleh penurunan fungsi otak.
Saat Anda tua, kinerja neuron otak mulai melemah sehingga sinyal tidur tidak diterima dengan baik.

makananringanindonesia.com

  1. Terlalu Banyak Screen Time

Saat Moms dan Das menggunakan ponsel, tablet, atau bahkan menonton televisi sebelum tidur, bisa membuat kita terjaga lebih lama.
Pasalnya, cahaya dari layar membuat otak berpikir bahwa hari masih siang dan kemudian otak menunda tidur.
Nah, jika ingin cepat tidur, sebaiknya hindari penggunaan barang elektronik yang memiliki layar, ya!

  1. Banyak Pikiran

Mungkin Moms dan Dads sudah berusaha untuk tidur lebih cepat. Tapi kenapa kamu masih bangun dan ngantuk belum juga datang?
Kalau sudah begini, mungkin Moms dan Dads masih banyak pikiran.
Penelitian mengatakan bahwa ketika otak masih bekerja memikirkan sesuatu seperti laporan yang belum selesai, kekhawatiran akan hadir.
Kekhawatiran dan frustrasi ini dapat memengaruhi waktu tidur kita.

  1. Suhu Tubuh

Tahukah Moms dan Dads bahwa suhu tubuh sebelum dan saat tidur sangat berpengaruh dalam mengatur dan membantu kita mendapatkan kualitas tidur yang baik?
Saat suhu tubuh terlalu hangat di malam hari, biasanya akan meningkatkan rapid eye movement (REM) yang artinya tidur dengan gerakan mata cepat.
Jadi, menurunkan suhu tubuh di malam hari memang bisa membuat seseorang tidur lebih cepat dan lebih lama.

  1. Kamar Tidak Nyaman

Kenyamanan kamar bisa menyebabkan seseorang sulit tidur. Saat lupa mengganti bantal, misalnya.
Idealnya, bantal harus diganti setidaknya sekali setiap 12 hingga 18.
Ini karena, semakin lama bantal digunakan, semakin banyak kotoran yang akan bersarang, mulai dari rambut, kulit mati, tungau, jamur, dan juga debu.
Nah, lama kelamaan semua kotoran yang menempel bisa menyebabkan Moms dan Dads mengalami gejala alergi yang antara lain:

  • Pilek
  • Batuk
  • Bersin
  • Gatal di area mata dan hidung

Tentu saja tidur akan terasa tidak nyaman ketika semua hal tersebut terjadi.
Ditemukan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki risiko dua kali lipat mengalami insomnia dibandingkan mereka yang tidak memiliki alergi.
Bantal yang sudah lama ada juga cenderung mengempis dan tidak bisa menopang leher dan kepala dengan baik dan nyaman saat tidur.
Nah, inilah yang menyebabkan otot leher menjadi kaku. Meski sepele, hal ini bisa mengganggu aktivitas, bukan?
Jadi pastikan juga untuk mengganti sarung bantal, sprei, dan guling secara rutin, Moms!
Selain itu, stres, khawatir, dan depresi juga dapat menyebabkan insomnia. Sehingga banyak orang yang jadwal tidurnya terganggu karena pekerjaan yang menumpuk.
Harus diwaspadai kondisi insomnia yang berlangsung terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan di masa depan.
Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia. Mari kita mulai dengan mengatur waktu bangun dan tidur agar tetap sama setiap harinya, OK!
Jika Anda masih mengalami insomnia, tidak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Akhir Kata

Itulah Artikel “7 Cara Mengatasi Susah Tidur, Patut Dicoba!“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
(‘TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI..’)

Leave a Comment